Kamis, 27 Desember 2012

Update Ranking BWF 2012 Dunia Dan Indonesia

Tanggal : 27 Desember 2012

[MS]
1. Lee Chong Wei [MAS]
2. Chen Long [CHN]
3. Chen Jin [CHN]
4. Lin Dan [CHN]
5. Du Pengyu [CHN]
6. Kenichi Tago [JPN]
7. Simon Santoso [INA]
8. Nguyen Tien Minh [VIE]
9. Sho Sasaki [JPN]
10. Yun Hu [HKG]
...
13. Sony Dwi Kuncoro [INA]
19. Taufik Hidayat [INA]
22. Tommy Sugiarto [INA]
25. Dionysius Hayom Rumbaka [INA]

[WS]
1. Li Xuerui [CHN]
2. Wang Yihan [CHN]
3. Saina Nehwal [IND]
4. Juliane Schenk [GER]
5. Wang Shixian [CHN]
6. Jiang Yanjiao [CHN]
7. Tine Baun [DEN]
8. Sung Ji Hyun [KOR]
9. Ratchanok Intanon [THA]
10. Tai Tzu Ying [TPE]
...
25. Lindaweni Fanetri [INA]
28. Aprilia Yuswandari [INA]
33. Adrianti Firdasari [INA]
44. Hera Desi Ana Rchmawati [INA]
46. Bellaetrix Manuputy [INA]
50. Maria Febe Kusumastutik [INA]

[MD] 
1.  Mathias Boe/Carsten Mogensen [DEN]
2. Koo Kien Keat/Tan Boon Heong [MAS]
3. Cai Yun/Fu Haifeng [CHN]
4. Endo Hiroyuki/Kenichi Hayakawa [JPN]
5. Kim Ki Jung/Kim Sa Rang [KOR]
6. Hong Wei/Shen Ye [CHN]
7. Bodin Issara/Manepong Jongjit [THA]
8. Fang Chieh Minh/Lee Sheng Mu [TPE]
9. Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata [JPN]
10. Tienh How Hoon/Wei Kiong Tan [MAS]
...
13. Markis Kido/Hendra Setiawan [INA]
17. Angga Pratama/Ryan Agung [INA]
19. Mohammad Ahsan/Bona Septano [INA]
22. Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan [INA]


[WD]
1. Tian Qing/Zhao Yunlei [CHN]
2. Bao Yixin/Zhong Qianxin [CHN]
3. Wang Xiaoli/Yu Yang [CHN]
4. Kamila Rytter Juhl/Christina Pedersen [DEN]
5. Shizuka Matsuo/Mami Naito [JPN]
6. Maeda Miyuki/Satoko Seutsuna [JPN]
7. Misaki Matsutomo/Ayaka Takashi [JPN]
8.  Won Eom Hye/Ye Na Jang [KOR]
9. Mizukii Fuji/Reika Kakiwa [JPN]
10. Jung Kyung Eun/Kim Ha Na [KOR]
...
14. Greysia Polii/Meilana Jauhari [INA]
15. Pia Zebadiah Bernedeth/Rizky Amelia Pradipta [INA]
20. Anneke Feinya Agustine/Nitya Khrisinda Maheswari [INA]
23. Della Destiara Haris/Suci Rizky Andhini [INA]


[XD]
1. Xu Chen/Jin Ma [CHN]
2. Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir [INA]
3. Peng Soon Chan/Liu Ying Goh [MAS]
4. Zhang Nan/Zhao Yunlei [CHN]
5. Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen [DEN]
6. Sudket Prapakamol/Saralee Thautongkam [THA]
7. Muhammad Rijal/Debby Susanto [INA]
8. Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba [POL]
9. Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo [SIN]
10. Frans Kurniawan/Shendy Puspa Irawati [INA]
...
13. Riky Widianto/Richi Puspita Dili [INA]
19. Markis Kido/Pia Zebadiah Bernedeth [INA]
22. Irfan Fadhila/Weni Anggraeni [INA]
50. Alfian Eko Prasetya/Gloria Imanuelle Widjaja [INA]

Drawing Tim Indonesia Di Viktor Korea Open 2013


MS [Babak Utama] :
Tommy Sugiarto [INA] VS Marc Zwiebler [GER]
Taufik Hidayat [INA] VS Viktor Axelsen [DEN]
Sony Dwi Kuncoro [INA] VS Boonsak Ponsana [THA]

WS [Babak Utama] :
Lindaweni Fanetri [INA] VS PV. Sindhu [IND]
Adrianti Firdasari [INA] VS Jiang Yanjiao [CHN]

MD [Babak Utama] :
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [INA] VS Kim Ki jung/Sa Rang Kim [KOR]
Yonathan  SD/Hendra Aprida G [INA] VS Chai Biao/Zhang Nan [CHN]
Markis Kido/Alvent Yulianto [INA] VS Vladimir Ivanov/Ivan Sosonov [RUS]


WD [Babak Utama] :
Vita Marissa/Aprilsasi Putri [INA] VS Liu Ying Goh/Yin Loo Lim [MAS]
Suci Rizky/Della Destiara [INA] VS Bao Yixin/Tian Qing [CHN]
Greysia Polii/Meilana Jauhari [INA] VS Poon Lok Yan/Tse Ying Suet [HKG]
Pia Zebadiah B/Rizky Amelia P [INA] VS Christina P/Kamila Rytter Juhl [DEN]

 XD [Kualifikasi] :
1. Alvent Yulianto/Rizky Amelia P [INA] VS Jae Hwan Kim/Boon Lee [KOR]

XD [Babak Utama] :
1. Markis Kido/Pia Zebadiah B [INA] VS Luke Chong/Victoria Na [AUS]
2. Muhammad Rijal/Debby Susanto [INA] VS Q1
3. Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir [INA] VS Marcus Elli/Alyssa Lim [ENG]            

Skuat Terbaru Timnas Jepang 2013

Men’s Singles
1. Kenichi TAGO       (Ranking 6)

2. Sho SASAKI          (Ranking 10)
3. Takuma UEDA       (Ranking 29)
4. Kazumasa SAKAI   (Ranking 74)

5. Kento MOMOTA      (Ranking 87)
6. Riichi TAKESHITA   (Ranking 115)
7. Akira KOGA            (Ranking 179)
8. Kenta NISHIMOTO  (Ranking - )
 


Women’s Singles
1. Eriko HIROSE         (Ranking 12)

2. Minatsu MITANI      (Ranking 13)
3. Sayaka TAKAHASHI (Ranking 37)
4. Nozomi OKUHARA    (Ranking 38)
5. Kaori IMABEPPU      (Ranking 52)

6. Aya OHORI             (Ranking 200)
7. Akane YAMAGUCHI   (Ranking 244)
8. Yui HASHIMOTO      (Ranking - )


Men’s Doubles
1. Kenichi HAYAKAWA/Hiroyuki ENDO        (Ranking 4)

2. Noriyasu HIRATA/Hirokatsu HASHIMOTO (Ranking 9)
3. Keigo SONODA/Takeshi KAMURA           (Ranking 59)
4. Ryota TAOHATA/Hiroyuki SAEKI             (Ranking 62)
5. Takuto INOUE/Yuki KANEKO                 (Ranking 148)

6. Keiichiro MATSUI/Koshun MIURA            (Ranking 976)

 

Women’s Doubles
1. Satoko SUETSUNA/Miyuki MAEDA         (Ranking 6)

2. Ayaka TAKAHASHI/Misaki MATSUTOMO (Ranking 7)
3. Reika KAKIIWA                                 (Ranking 9)
4. Naoko FUKUMAN/Kurumi YONAO         (Ranking 78)
5. Megumi TARUNO/Misato ARATAMA       (Ranking - )

Yonex Copenhagen Master 2012

Yonex Copenhagen Master akan dilaksanakan tanggal 27 Desember - 28 Desember 2012 di Copenhagen, Denmark.
Berikut ini jadwal pertandingannya :

Kamis, 27 Desember 2012 :
[MS]
Jan O Jorgensen [DEN] VS Boonsak Ponsana [THA]

[XD]
Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen [DEN] VS Frans Kurniawan/Shendy Puspa Irawati [INA]

[MD]
Mathias Boe/Carsten Mogensen [DEN] VS Ricky Karanda/Muhammad Ulinuha [INA]

[MS]
Lin Dan [CHN] VS Peter Hoeg Gade [DEN]


Jumat, 28 Desember 2012 :
[MS]
Yun Hu [HKG] VS Viktor Axelsen [DEN]

[XD]
Sudket Prapakamol/Saralee Thautongkam [THA] VS Mads Pieler Kolding/Kamila Rytter Juhl [DEN]

[MD]
Mohammad Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari [MAS] VS Mads Conrad-Petersen/Bonde Rasmus [DEN]

Pi Hongyan Pahlawan Prancis Kini Gantung Raket

                 Beberapa waktu yang lalu, Bintang Bulutangkis Perancis, Pi Hongyan datang ke Stade Pierre de Coubertin untuk menyaksikan pertandingan bulutangkis Perancis Terbuka. Pi, dikonfirmasi bahwa hari sabtu mendatang, ia akan diberikan sebuah penghargaan oleh pihak Bulutangkis Perancis atas dedikasi besarnya.
Bagi kita, ketika mendengar nama Mohamed, kebanyakan anda pasti berpikiran bahwa itu adalah orang Arab, tapi bisa jadi ia datang dari Malaysia. Atau ketika anda melihat nama Spanyol, belum tentu ia berasal dari Spanyol, bisa jadi ia orang Amerika Latin atau Filipina. Hal yang sama juga berlaku untuk China, belum tentu nama-nama Mandarin berasal dari Negeri Tirau Bambu itu, bisa jadi Perancis akan menjadi kebangsaan orang itu.
Ialah Pi Hongyan, yang akhirnya menetapkan hatinya untuk berlabuh di Perancis karena menganggap negeri asalnya, China tidak akan memberinya kesempatan untuk berkembang.
Terbukti, dukungan Bulutangkis Perancis membuahkan hasil yang bisa dibilang memuaskan. Pi bisa dibilang pioner terbesar buat Bulutangkis Perancis, namun sayangnya ia juga yang menjadi satu-satunya pemain berbendera Perancis yang bisa berkibar. Kini ia akan segera mengumumkan untuk pensiun, bagaimana ia dan Bulutangkis Perancis kedepannya?

Pi Hongyan memasuki dunia Bulutangkis tahun 1992 di usia 13 tahun dimana saat itu ia memasuki Tim Bulutangkis Provinsi Shicuan. Dua tahun berkiprah, namanya masuk ke Tim Nasional China tahun 1995. Sampai akhir 1999, namanya sulit bersaing dengan rekan senegaranya saat itu, sehingga ia pun memutuskan untuk berlatih di Denmark.
Alasan ia disia-siakan dan dianggap tidak bisa berprestasi dunia karena badannya termasuk pendek untuk ukuran pemain Cina. Posturnya hanya 164 cm. ”Tubuh saya yang kecil dinilai menjadi penghalang prestasi. Padahal, saya bermimpi menjadi pemain terbaik dunia,” sebutnya.
Di Denmark, ia masuk ke klub Greve, meskipun saat itu ia tidak bisa berbahasa Inggris. Setahun setelah di Denmark, ia beralih ke Perancis. Mewakili Negeri indah itu, Pi sudah langsung menunjukkan perkembangan positif dengan menjuarai beberapa turnamen level Eropa, seperti Jerman, Swiss dan Portugal.
Setelah dua tahun, Pi akhirnya resmi berbendera Perancis. Berbagai gelar diraihnya, dan yang menurut gue paling mengesankan adalah lolosnya Pi ke Final All England 2007. Di babak Semifinal kala itu, ia mengalahkan Zhang Ning lewat skor yang ketat 21-18, 23-21, 24-22 dalam 74 menit. Ia menjadi wanita pertama Perancis yang mampu mencapai Babak Final turnamen paling prestisius itu.
”Ini kemenangan paling mengagumkan buat saya. Saya bermain dengan sabar. Meskipun di gim kedua saya kalah, saya tetap fokus dan bekerja keras di gim ketiga,” tutur Pi saat itu. Kemungkinan faktor kekalahannya atas Xie Xingfang di Final adalah stamina, karena memang pertarungan melawan Zhang Ning menjadi pertarungan yang sangat melelahkan. ”Saya memang merasa sangat capek, namun sangat menggembirakan bisa mengalahkan Zhang Ning,” tambahnya.

Prestasi Pi mewakili Perancis itu sempat membuat ia, keluarga dan teman-temannya di China kini bangga mengelu-elukannya. “Setiap kali saya pulang ke China, saya amat gembira karena banyak orang yang mengelu-elukan saya,” kata Pi disela-sela turnamen Piala Sudirman tahun lalu.
Sampai hari ini, Pia tidak pernah menyesal atas keputusannya berpindah kewarganegaraan, karena ia tahu bahwa di Perancis peluangnya lebih besar. “Saya tidak pernah menyesal atas keputusan saya, karena saya tahu saya tidak punya peluang di China,” katanya.
“Bila saya tinggal di China, mungkin sekarang saya sudah punya bayi dan melakukan pekerjaan lain. Saya kira saya memiliki keberuntungan lain untuk bermain bulu tangkis di Perancis,”  tambahnya.


Pi-oner
Pi bisa dibilang sosok fenomenal di Perancis.Pendukungnya di Perancis selalu memadati Stade Pierre de Coubertin setiap turnamen Perancis Terbuka yang diikutinya, apalagi di tahun 2007 lalu, dimana Pi sukses melaju ke babak Final, saat itu tiket stadion terjual habis.
Saat itu di Babak Semifinal, Pi menunjukkan permainan yang agresif melawan Zhang Ning hingga sukses menang 21-19, 21-19. Sayang pada babak Final, Pi Hongyan harus gagal di tangan Xie Xingfang dengan skor sama 13-21, 13-21. Saat itu Xie bermain sangat bagus, jarang melakukan kesalahan dan serangan yang cepat menjadi alasan ia meraih kemenangan di Final lima tahun lalu.

Pi sempat diharapkan mengulang kemenanangannya atas Zhang Ning itu di Olimpiade Beijing 2008. Sayangnya, di Perempat Final Olimpiade Beijing, ia hanya sempat merepotkan Zhang Ning yang pada akhirnya menang dengan skor 21-8, 19-21, 21-19.
Disaat Paris ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia tahun 2010 lalu, andalan tuan rumah, Pi Hongyan yang tahun sebelumnya berhasil meraih medali perunggu di Paris ingin meraih medali yang lain. Di Perempat Final Kejuaraan Dunia itu, Pi Hongyan disaksikan oleh isi stadion yang penuh dengan penonton, bahkan tiket terjual habis. Sayang, penonton harus melihat kegagalan Pi Hongyan di tangan Wang Xin dengan skor 13-21, 15-21.
Meskipun ia pioner, tapi kini Perancis sedang dirundung duka karena Pi Hongyan akan segera pensiun. Bukan karena pensiunnya sih, tapi karena Perancis kini belum memiliki calon kuat penerus Pi Hongyan. Berbeda dengan Jerman yang sempat dihuni oleh pemain China, Xu Huaiwen yang telah menyerahkan tongkat estafet di tangan Juliane Schenk seusai pensiun.


Harapan Pi usai Pensiun

Seusai Pensiun, Pi Hongyan berencana untuk menjadi pelatih di negaranya itu, makanya ia kemungkinan akan menetap di Perancis dan hidup dengan orang Perancis yang menjadi suaminya. “Saya ingin menjadi pelatih, mungkin juga berkarya dalam pengembangan bulutangkis. Mungkin saya akan tetap tinggal di Perancis dan saya berharap bisa mendapatkan pekerjaan di sana,” ujar Pi.
Selain itu, harapan Pi buat Bulutangkis Eropa secara umum adalah tetap bisa menyaingi Asia. Ia memang sedikit pesimis akan hal itu, karena para pemain Eropa cenderung sudah mapan di usia yang sudah tidak muda lagi, sementara para pemain Asia, terutama pemain China sudah mulai mendominasi sejak usia muda.
“Untuk sektor tunggal putri, menurut saya Eropa tidak memiliki pemain muda sebanyak yang dimiliki Asia. Ada Carolina (Marin) yang penampilannya sudah cukup baik ketika menginjak usia 17 tahun, tetapi kebanyakan pemain Eropa baru terjun ke dunia profesional setelah mereka berusia 20 tahun dan bahkan penampilannya baru kelihatan mapan ketika berusia 25 tahun. Penyebabnya, menurut saya itu terjadi karena pada masa sekolah mereka tidak memiliki waktu dan energi yang cukup untuk bermain bulutangkis. Dan itulah yang terjadi di Eropa, kita tidak dapat meminta mereka untuk meninggalkan bangku studi – kecuali mereka sendiri yang memutuskannya,” begitu ucap Pi Hongyan.
Meskipun ia pesimis, ia juga berkata tidak ada yang tidak mungkin, hanya perlu waktu untuk bisa bersinar. “Saya rasa ketika mereka sudah siap dan begitu waktunya tiba, mereka dapat mengalahkan pemain Cina. Mereka harus yakin bahwa mereka mampu melakukannya. Mungkin pemain putri yang dapat mencapai level permaianan tingkat atas jumlahnya tidak banyak. Tapi saya yakin akan selalu muncul orang-orang seperti Camilla Martin, Tine Baun, Juliane Schenk, dan Petya Nedelcheva yang mampu memberikan perlawanan,” tambah Pi.

Rabu, 26 Desember 2012

7 Pebulutangkis Putra Terganteng

1. Lee Yong Dae [SOUTH KOREA]

  Pebulutangkis Ganda Putra yang mendapat medali perunggu di Olimpiade London 2012 di Ganda Putra bersama Chung Jae Sung dan Medali emas Olimpiade Beijing 2008 di Ganda Campuran bersama Lee Hyo Jung. Dan sekarang berpasangan dengan Ko Sung Hyun setelah Partnernya Chung Jae Sung memutuskan untuk gantung raket setelah Olimpiade London 2012. Ko dan Yong Dae telah memenangkan beberapa turnamen misalnya India Open GPG Pekan Lalu dan France Open.


2. Bao Chunlai [CHINA]















Bao Chunlai Adalah pebulutangkis muda China yang bermain di nomor tunggal putra. Saat ini Bao Chunlai tidak lagi bermain bulutangkis karena cedera yang membekapnya, dan sekarang ia jadi presenter dan model di China.

3. Baek Choel Shin [SOUTH KOREA]


Baek Choel Shin adalah Pebulutangkis ganda campuran Korea Selatan. Ia pernah memenangkan medali emas di Cabang bulutangkis di nomor Mix Double bersama Lee Hyo Jung sebelum hyo jung gantung raket.















4. Kim Sa Rang [SOUTH KOREA]

  
Kim Sa Rang adalah pebulutangkis Putra yang bermain di nomor ganda Campuran. 








5. Lin Dan [CHINA]

   
 Lin Dan adalah pebulutangkis China yang bermain di nomor tunggal putra. Lin dan adalah pemain bulutangkis china terbaik. Ia memperoleh medali emas di Olimpiade London 2012 setelah di final mengalahkan Rivalnya Lee Chong Wei. Akhir-akhir ini Dan menikahi pebulutangkis tunggal putri China Xie Xingfang.  Lin Dan dipanggil Super Dan oleh Orang - orang China karena kehebatannya.

6. Takuma Ueda [JAPAN]

 

  Takuma Ueda adalah pebulutagkis tunggal putra Jepang. Takuma adalah pemain muda Jepang.






















7. Viktor Axelsen [DENMARK]

 Viktor Axelsen adalah pebulutangkis muda asal denmark yang bermain di nomor tunggal putra.

10 Peri Cantik Lapangan Badminton

1. Wang Lin [CHINA]











Born      : 31 may 1989
Height   : 1.72 meters
Weight   : 60 kilograms
merupakan pemain single china dan saat ini menempati peringkat 37.


2. Shiota Reiko [JAPAN]


 
  











Pemain Ganda Campuran Jepang berpasangan dengan Ikeda Shintaro.
Dia lahir pada 30 September 1983 di Fukuoka, Jepang.








3. Hearther Olver [ENGLAND]




Heather Olver merupakan pemain ganda putri maupun campuran dari tim Inggris. Dilahirkan pada 15 Maret 1986 dan prestasi tertingginya adalah menempati peringkat 25 dunia.











4. Hwang Hye Youn [SOUTH KOREA]



Pemain woman single korea kelahiran 4 Maret 1985 tersebut saat ini menempati peringkat 191. Peringkatnya turun drastis dari 2009 karena jarang mengikuti kompetisi.(seperti Maria Kristin Yulianti dari Indonesia)






5.  Uchida Shizuka [JAPAN]

Uchida Shizuka adalah pemain tunggal Putri asal Jepang. Selain itu pemain ini bermain double dengan Ayane KURIHARA menempati peringkat 53 dunia.





6. Wang Shixian [CHINA]

  Wang Shixian adalah Pebulutangkis Tunggal Putri asal China yang sekarang menempati Peringkat 5 Dunia. Dia di awal tahun 2012 memenangkan Korea Open Super Series Premier 2012. Lahir tanggal 3 Februari 1990.






7. Yao Jie [BELANDA]













 Yao Jie adalah pemain China yang Hijrah ke Negeri Tulip Belanda. Mengapa ia pindah ? karena persaingan bulutangkis nasional china yang ketat. Yao lahir tanggal 10 April 1977.


8. Bott Carolla [GERMANY]

   
 Bott adalah pemain bulutangkis tunggal putri Jerman. Yang lahir pada tanggal 19 Oktober 1982. Bott dianggap sebagai Anna Kournikovanya badminton karena penampilannya yang seksi.

 9. Sakuyama Tomomi [JAPAN]


Pemain muda bulutangkis putri asal jepang, memiliki panggilan saku-chan. Lahir pada 14 November 1988 di Saitama.






10. Adrianti Firdasari [INDONESIA]

 Tak kalah dengan Jepang dan China, Indonesia memiliki Pebulutangkis putri terbaik dan cantik pula. Inilah Adrianti Firdasari. Pebulutangkis putri kelahiran Jakarta tanggal 16 Desember 1986 merupakan pebulutangkis tercantik diantara pebulutangkis indonesia lainnya. Serta permainnya yang memiliki drop Shot yang mematikan, Ia pernah menumbangkan Peringkat 1 dunia Zhou Mi dari Hongkong dan Tine Rasmussen/Tine Baun dari Denmark.