Minggu, 27 Januari 2013

(SEA Games XXVII Naypyidaw) PBSI Berusaha Melobi agar Bulutangkis Dipertandingkan

 

(Jakarta, 25/1/2013) Cabang bulu tangkis terancam bakal tidak akan dipertandingkan dalam perhelatan SEA Games XXVII/2013 di Naypyidaw, akhir tahun ini. Cabang tradisionil di pentas pesta olahraga antarbangsa se Asia Tenggara itu oleh tuan rumah Myanmar,bakal dicoret untuk tidak dipertandingkan. 

Tidak hanya bulutangkis yang terancam absen di SEAG 2013. Cabang lain yang juga bernasib sama adalah tenis, tenis meja, dan senam.

Disampaikan oleh Ketua Umum KOI, Rita Subowo dalam pertemuan dengan induk organisasi di Kantor KOI, Senayan, Jakarta, Jumat, 25 Januari 2013, tuan rumah Myanmar memang membuat keputusan mengejutkan dengan mencoret keempat cabang tersebut dari perhelatan SEAG yang akan digelar akhir tahun ini.

Disampaikan oleh Kasubid Humas dan Sosial Media PB PBSI, Ricky Soebagdja, dalam pertemuan tersebut PB PBSI diwakili Kabid Pengembangan Basri Yusuf dan Kasubid Pelatnas Christian Hadinata. Dalam pertemuan tersebut, muncul kabar yang tidak mengenakan tersebut.

“Kami mendapat kabar yang tidak menggembirakan itu setelah disampaikan langsung oleh Bu Rita dalam pertemuan tadi,” kata Christian.

Padahal, mengaca sejarah sejak masih bernama Southeast Asian Peninsular Games(SEAP) tahun 1959, cabang bulutangkis tidak pernah absen untuk dipertandingkan. Dengan terancamnya cabang bulu tangkis tidak dipertandingkan di SEAG 2013, bisa dipastikan pundi-pundi emas bagi kontingen Indonesia juga akan menurun. Pasalnya, selama ini olahraga tepok bulu menjadi salah satu tambang emas bagi kontingen Indonesia di setiap perhelatan SEAG.

Pada penyelenggaraan SEAG 2011 di Jakarta, tuan rumah Indonesia sukses meraup lima medali emas dan tampil menjadi juara umum cabang ini. Dua medali emas yang lepas tersebut dikuasai Thailand pada nomor beregu putri dan tunggal putri direbut Fu Mingtian (Singapura).

Meskipun terancam bisa tidak dipertandingkan di SEAG 2013, kapastian nasib cabang bulutangkis dan cabang yang lain tersebut baru akan ditentukan dalam Council Member SEAG di Myanmar, 28-29 Januari.

“PB PBSI akan segera berkirim surat kepada KOI untuk bisa melobi sejumlah negara kuat bulutangkis Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Singapura, agar cabang bulutangkis tetap bisa dipertandingkan di SEAG Myanmar nanti,” kata Christian.

“Sekjen PB PBSI Pak Koesdarto Pramono akan segera membuat surat resmi agar dalam Council Member SEAG nanti, KOI bisa memperjuangkan cabang bulutangkis tetap bisa dipertandingkan di SEA Games 2013 nanti,” ujar Ricky.

0 komentar:

Poskan Komentar